Ilmu sangatlah penting bagi setiap manusia baik
yang muslim maupun yang non muslim. Dalam islam ilmu sangatlah di
utamakan bahkan diwajibkan bagi setiap ummad muslim, hal ini senada
dengan hadis nabi Muhammad yang mengatakan “ menuntut ilmu itu wajib bagi tiap-tiap muslimin dan muslimat” hadis tersebut menerangkan betapa harusnya seorang muslim dalam menuntut ilmu, dalam hadis lain Nabi Muhammad SAW juga bersabda “ tuntutlah ilmu dari semenjak kamu lahir sampai keliang lahat” dalam hadis tersebut dalam konteks bahasa arab atau bahasa aslinya ketika disabdakan nabi, hadis tersebut menggunakan kata utlubu yang
merupakan fiil amar dalam kaidah bahasa arab atau grammar bahasa arab,
fiil amar adalah fiil yang menunjukkan perintah untuk melakukan sebuah
pekerjaan, dan tentu pada hadis ini nabi memerintahkan kita untuk
menuntut ilmu. Selain dua hadis yang disabdakan nabi Muhammad SAW
tersebut, masih banyak lagi dalil-dalil yang menunjukkan kewajiban
maupun keutamaan menuntut ilmu, banyak diantaranya juga yang berasal
dari al-qur’an dan al-hadits, adapun dalil yang berasal dari al-quran,
allah berfirman “ Dan allah mengeluarkanmu dari perut ibumu
dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu, dan dijadikan untukmu
pendengaran dan pengelihatan dan hati, sedikitsekali engkau bersukur” ayat
tersebut menjelaskan bahwa ketika kita lahir kealam dunia kita tidak
mengetahui apapun namun allah menciptakan untuk kita telinga, mata
maupun hati dengan tujuan untuk menjadi alat bagi kita menuntut ilmu,
namun allah mengatakan bahkan menyindir kita kembali tentang sedikit
sekali kita bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah Allah anugrahkan
kepada kita yang kita syukuri, imam syafi’I yang merupakan salah satu
ulama’ yang mazhabnya diikuti oleh orang-orang yang beraliran ahussunnah
waljama’ah juga mengungkapkan betapa mulianya ilmu, beliau berkata “barang
siapa menginginkan dunia maka hendaklah ia raih dengan ilmunya, barang
siapa menginginkan akhirat maka hendaklah ia raih dengan ilmunya, dan
barang siapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah ia meraihnya
dengan ilmunya pula.” Dari perkataan beliau tersebut kita
bisa menarik kesimpulan bahwa dunia, akhirat maupun kedua-duanya dapat
diraih dengan ilmu semata, karena beribadah tanpa ber ilmu juga tidak
berarti apa-apa.
Ilmu sangatlah penting bagi setiap manusia baik yang muslim maupun yang
non muslim. Dalam islam ilmu sangatlah di utamakan bahkan diwajibkan
bagi setiap ummad muslim, hal ini senada dengan hadis nabi Muhammad yang
mengatakan “ menuntut ilmu itu wajib bagi tiap-tiap muslimin dan muslimat” hadis tersebut menerangkan betapa harusnya seorang muslim dalam menuntut ilmu, dalam hadis lain Nabi Muhammad SAW juga bersabda “ tuntutlah ilmu dari semenjak kamu lahir sampai keliang lahat” dalam hadis tersebut dalam konteks bahasa arab atau bahasa aslinya ketika disabdakan nabi, hadis tersebut menggunakan kata utlubu yang
merupakan fiil amar dalam kaidah bahasa arab atau grammar bahasa arab,
fiil amar adalah fiil yang menunjukkan perintah untuk melakukan sebuah
pekerjaan, dan tentu pada hadis ini nabi memerintahkan kita untuk
menuntut ilmu. Selain dua hadis yang disabdakan nabi Muhammad SAW
tersebut, masih banyak lagi dalil-dalil yang menunjukkan kewajiban
maupun keutamaan menuntut ilmu, banyak diantaranya juga yang berasal
dari al-qur’an dan al-hadits, adapun dalil yang berasal dari al-quran,
allah berfirman “ Dan allah mengeluarkanmu dari perut ibumu
dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu, dan dijadikan untukmu
pendengaran dan pengelihatan dan hati, sedikitsekali engkau bersukur” ayat
tersebut menjelaskan bahwa ketika kita lahir kealam dunia kita tidak
mengetahui apapun namun allah menciptakan untuk kita telinga, mata
maupun hati dengan tujuan untuk menjadi alat bagi kita menuntut ilmu,
namun allah mengatakan bahkan menyindir kita kembali tentang sedikit
sekali kita bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah Allah anugrahkan
kepada kita yang kita syukuri, imam syafi’I yang merupakan salah satu
ulama’ yang mazhabnya diikuti oleh orang-orang yang beraliran ahussunnah
waljama’ah juga mengungkapkan betapa mulianya ilmu, beliau berkata “barang
siapa menginginkan dunia maka hendaklah ia raih dengan ilmunya, barang
siapa menginginkan akhirat maka hendaklah ia raih dengan ilmunya, dan
barang siapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah ia meraihnya
dengan ilmunya pula.” Dari perkataan beliau tersebut kita
bisa menarik kesimpulan bahwa dunia, akhirat maupun kedua-duanya dapat
diraih dengan ilmu semata, karena beribadah tanpa ber ilmu juga tidak
berarti apa-apa.
Setelah membahas Keutamaan menuntut ilmu diatas,
kami juga memproduksi karpet masjid, dengan kualitas terbaik dan HargaKarpet
Masjid OLX terjangkau. Karpet Masjid Kingdom dengan ketebalan, dan kemembutan
yang pas sehingga nyaman saat diguakan untuk sholat. Jika ingin mengetahui
lebih lanjut, kunjungi web kami www.aladdinkarpet.com
Sumber:
https://akhmadsirajudinkpibiain.weebly.com/materi-dakwah/-keutamaan-menuntut-ilmu
beberapakeutamaanmenuntutilmu.blogspot.com
